7 Tips Jitu Menjadi Desainer Grafis PRO
Saya hanya seorang desainer grafis pemula yang masih haus akan belajar. Atau saya bukan seorang desainer grafis dan hanya kebetulan mendapatkan tugas menggarap sebuah desain. Bagaimana saya agar bisa menghasilkan desain yang terlihat profesional?
Jawabannya yaitu pengalaman dan jam terbang. Seorang desainer grafis profesional dulunya juga menjadi seorang desainer pemula. Hanya ia terjun ke dunia desain lebih dahulu dibandingkan dengan anda.
Apakah bisa hanya seorang pemula atau non-desainer menghasilkan desain yang profesional?
Tentu saja bisa lah, ada beberapa tips & trik dari saya yang bisa anda terapkan agar menghasilkan desain yang keren. Tidak hanya bisa menghasilkan desain yang keren, tetapi mampu membuat anda terlihat seperti desainer grafis profesional.
Hal tersebut yang akan saya bahas di artikel ini. Tips dan Trick berikut ini bisa dibilang mudah, mudah dipahami dan juga mudah diterapkan. Berikut beberapa tips dan trick jitu Menjadi Desainer Grafis PRO yang bisa Anda terapkan.
1. Sesuaikan Warna Desain dengan Warna Latar
Membuat keselarasan warna merupakan salah satu yang efektif untuk membuat desain Anda terlihat lebih Profesional. Caranya cukup mudah yaitu dengan mencocokan warna yang Anda gunakan untuk elemen grafis Anda (seperti font atau teks) dengan gambar latar belakang.
Anda dapat menemukan ketepatan warna dalam sebuah gambar dengan menggunakan sebuah situs kombinasi warna atau inspirasi warna, yang banyak disediakan diGoogle. Dan kalian bisa menggunakan code warna nya atau eyedrop warna tersebut.
Menggunakan warna yang selaras dengan latar belakang menjadikan konten utama dalam desain anda terlihat lebih menonjol. Ini merupakan salah satu tips yang bisa anda terapkan.
2. Gunakan Elemen yang Konsisten
Konsisten merupakan salah satu ketrampilan yang juga harus dimiliki seorang desainer grafis, saat menggunakan elemen-elemen desain (font, gambar, warna).
Tata letak sebuah desain yang konsisiten seperti penggunaan tipografi, penempatan teks, dan palet warna sangat berpengaruh terhadap pandangan audiens dengan desain anda. Semua orang pasti akan menyukai hal yang konsisiten. Maka terapkanlah hal ini pada desain Anda agar orang bisa menganggap Anda profesional.
3. Berikan WhiteSpace/Ruang Kosong pada Desain
Hal ini sangatlah penting, Jika anda memperhatikan desain profesional secara baik, kebanyakan tidak memenuhi canvas desain dengan elemen. Pasti mereka lebih banyak memberikan ruang kosong pada desainnya.
Yang bertujuan agar pembaca tidak bingung dan tidak cepat membuat mata lelah serta mampu membuat pembaca fokus dengan konten utama.
4. Berkreasi dengan Font
Menggunakan font merupakan salah satu hal umum dalam desain grafis. Terutama untuk desain dengan style promosi, periklanan, poster dan lain-lain.
Meskipun sudah menjadi hal yang umum (lumrah), Anda bisa memaksimalkan penggunaan font untuk desain agar terlihat lebih profesional. Yaitu dengan memilih dan mengkombinasikan font yang paling tepat. Aturannya adalah dengan memilih font dengan kontras tinggi antara font satu sama lain.
Hal tersebut dapat membantu menyeimbangkan beberapa elemen desain lainnya. Tetapi tetap akan membuat desain anda terlihat bagus dan menarik.
5. Gunakan Grid untuk Desain Anda
Grids adalah cara simple dan mudah agar tata letak desain terlihat menarik tanpa harus menggunakan template desain. Serta, juga mampu memudahkan dalam proses pengeditan desain Anda menjadi lebih rapi dan terstruktur.
Kebanyakan desainer pemula menganggap bahwa Grids bersifat membatasi imajinasi mereka untuk mencoba sesuatu yang lebih menantang, tetapi ketika mereka sudah menemukan kegunaannya, Grids akan menjadi sangat berguna bagi mereka untuk membuat desain yang profesional.
6. Perbaiki Warna Gambar
Sebelum membuat desain, pastikan gambar Anda terlihat alami, bagus dan cerah adalah bagian penting (kunci) dalam proses desain grafis. Salah satu cara menerapkan hal ini adalah dengan mengatur beberapa unsur warna dalam gambae yaitu contras, pencahayaan dan saturasi. Hal tersebut yang mengacu pada intensitas warna dalam gambar.
7. Terapkan Teknik ATM (Amati, Tiru, Modifikasi)
Pada Era ini pasti semua meng-copy, itu adalah termasuk hal yang wajar dan sebagian besar desainer pro juga menyalin. Tetapi dalam artian mencari inspirasi dari karya orang lain, tidak menyalin desainnya secara keseluruhan karena hal itu dinamakan plagiat.
Sebagai seorang pemula atau orang yang masih awam tentang desain, salah satunya cara terbaik untuk belajar desain adalah dengan mengamati karya orang lain. Untuk dijadikan inspirasi dalam membuat desain. Atau kalian juga bisa me remake ulang atau membuat ulang karya orang lain, tetapi tetap harus memodifikasinya.
Jangan lupa tips dan trick tersebut diterapkan yaa, agar Anda bisa menjadi desainer grafis yang lebih profesional. Semoga tips dan trick tersebut dapat membantu Anda dan bermanfaat. Segini dulu yang dapat saya sampaikan, saya pamit dan undur diri. Sekian dan Terima Kasih.

